Frequently Asked Question

Apakah Pengadaan Langsung Wajib menggunakan SPSE?
Terakhir diperbaharui 4 bulan lalu

Mengacu pada :

Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
Pasal 69
(1) Penyelenggaraan Pengadaan Barang Jasa dilakukan secara elektronik menggunakan sistem informasi yang terdiri atas Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) dan sistem pendukung.

Peraturan LKPP Nomor 9 Tahun 2018 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Melalui Penyedia
Pasal 2
(2) Pelaksanaan Pemilihan Penyedia selain Tender/Seleksi sebagaimana pada ayat (1) huruf d menggunakan metode:
E-purchasing;
pembelian melalui Toko Daring;
Penunjukan Langsung;
Pengadaan Langsung; atau
Tender Cepat.

Pasal 3
Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa melalui Penyedia dilakukan melalui aplikasi Sistem Pengadaan Secara
Elektronik (SPSE) dan sistem pendukung.

Pasal 4
Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa melalui Penyedia tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari Peraturan Lembaga ini.

Pasal 5
(1) Ketentuan lebih lanjut mengenai Sistem Pengadaan
Secara Elektronik (SPSE) dan sistem pendukung bagaimana dimaksud dalam Pasal 3 diatur dalam:
a. syarat dan ketentuan penggunaan SPSE dan sistem pendukung;
b. panduan penggunaan SPSE dan sistem pendukung; dan
c. standar dokumen pemilihan.

Pada proses implementasinya di Aplikasi SPSE ada 2 (dua) cara, yaitu:
1. Non Tender
a. Penyedia wajib memiliki akun SPSE
b. Pemasukan penawaran, evaluasi, dan penetapan pemenang dilakukan melalui aplikasi SPSE
c. Pejabat pengadaan dapat melakukan verifikasi data SIKaP penyedia
2. Pencatatan Non Tender
a. Penyedia memiliki akun di SPSE atau tidak
b. Dapat digunakan untuk pengadaan langsung yang telah selesai
c. Pemasukan penawaran, evaluasi, penetapan pemenang dilakukan secara manual
d. Realisasi diinputkan ke aplikasi melalui akun PPK

Mohon Tunggu!

Mohon tunggu... butuh beberapa detik!